• Penyakit
  • Obat
  • Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Konsultasi
  • Lokasi
  • Tentang Kami
  • Daftar
  • Masuk
  • Daftar
  • Masuk

Bagian-bagian yang Mengatur Fungsi Otak Besar Manusia

Diverifikasi oleh Zaky Afdika

Otak manusia bekerja seperti sebuah komputer yang besar. Memproses informasi yang ia terima dari indra dan tubuh, dan mengirim pesan kembali ke tubuh. Namun fungsi otak tentu lebih hebat daripada mesin. Manusia bisa berpikir dan mampu merasakan emosi karena otak mereka, dan itu merupakan akar dari kecerdasan manusia.

Ukuran otak manusia kira-kira sama dengan dua kepalan tangan orang dewasa dan beratnya sekitar 1,5 kilogram. Bentuknya terlihat seperti kenari besar, dengan lipatan dan celah-celah pada bagiannya. Jaringan otak terdiri dari sel-sel saraf berjumlah sekitar 100 miliar (neuron) dan satu triliun sel pendukung lainnya yang menstabilkan jaringan pada otak.

Otak manusia sendiri terbagi dari beberapa bagian dengan fungsinya masing-masing. Mulai dari yang terkecil cerebellum, diencephalon – termasuk thalamus, hipotalamus dan kelenjar pituitari, batang otak-meliputi medula, pons, dan otak tengah, dan bagian terbesar yaitu Cerebrum atau sering juga disebut otak besar.

Fungsi Otak Besar (Forebrain)

fungsi-otak-besar-dokterbabe.jpg

Fungsi otak besar mengontrol gerakan dan memproses informasi sensorik - dokterbabe

Seperti namanya bagian ini merupakan bagian terbesar yang ada pada otak. Mengisi sekitar 2/3 dari massa otak yang ada di balik tempurung kepala manusia. Pada bagian luarnya otak besar dilapisi oleh lapisan tipis jaringan berwarna abu-abu yang disebut Cerebral cortex.

Secara umum, fungsi otak besar adalah mengontrol gerakan dan memproses informasi sensorik manusia. Tindakan sadar, bawah sadar dan perasaan juga diproduksi di sini. Bagian otak ini juga bertanggung jawab memproses kemampuan berbicara, mendengar, kecerdasan dan memori.

Lobus Otak Besar

lobus-otak-besar-dokterbabe.jpg

Otak besar dapat dibagi menjadi empat bagian yang disebut lobus - dokterbabe

Otak besar terdiri dari dua belahan (hemisfer) , yaitu belahan kiri dan kanan. Setiap belahan mengatur dan melayani tubuh yang berlawanan, belahan kiri mengatur tubuh bagian kanan dan sebaliknya.

Dua bagian tersebut dipisahkan oleh suatu lekuk atau celah yang disebut fisura longitudinal dan tersambung satu sama lain melalui saluran saraf tebal, yang disebut corpus callosum. Dalam kedua hemisfer tersebut, otak besar dapat dibagi menjadi empat bagian atau yang disebut lobus. Dan setiap lobus memiliki fungsinya masing-masing. Berikut penjelasannnya:

Lobus Frontal

Lobus frontal berada pada bagian depan otak besar, meliputi kedua hemisfer yang ada. Lobus frontal hemisfer kanan menguasai bagian kiri tubuh, dan sebaliknya. Lobus frontal pada manusa akan selalu lebih berkembang dan lebih besar daripada organisme lain. Hal tesebut berkaitan dengan fungsinya yang lebih banyak pada manusia, mulai dari mengendalikan keterampilan kognitif yang penting, seperti ekspresi emosional, pemecahan masalah, memori, bahasa, penilaian, dan perilaku seksual.

Dengan fungsi demikian, lobus frontal tak ubahnya "control panel" kepribadian pada manusia dan juga mengatur kemampuan manusia untuk berkomunikasi. Lobus frontal juga merupakan bagian otak besar yang bertanggung jawab pada fungsi motorik primer manusia. Mengatur gerakan tubuh dan otot, termasuk juga kemampuan bicara.

Bagian lobus frontal merupakan bagian otak yang paling umum untuk mengalami cedera. Saat cedera otak terjadi pada bagian lobus frontal, maka akan membuat perubahan kepribadian pada seseorang, ekspresi wajah juga akan terbatas dan kesulitan dalam menginterpretasikan sesuatu, termasuk tidak mampu secara memadai menilai risiko dan bahaya yang terjadi padanya.

Lobus Parietalis

Lobus parietalis terletak pada sekitar bagian tengah otak manusia. Tepatnya di belakang lobus frontal, dan depan lobus oksipital, dan di atas lobus temporal. Fungsi otak besar pada bagian Lobus parietalis berisi suatu daerah yang dikenal sebagai daerah sensorik primer. Pada daerah tersebut membuat apa yang dirasakan kulit manusia, seperti kehangatan, dingin, sakit, dan sentuhan, ditafsirkan oleh otak. Jika pada lobus frontal merupakan bagian yang mengatur motorik tubuh, maka pada lobus pariental ini lah sensorik tubuh diatur.

Lobus parietalis juga merupakan bagian otak yang memproses informasi spasial dari organ tubuh. Hingga membuat kita memiliki kemampuan untuk menilai ukuran, jarak dan bentuk. Selain itu ada wilayah berbentuk segitiga pada lobus parientalis yang dikenal sebagai parietal association cortex yang bekerja memberikan kita kemampuan untuk memahami bahasa tertulis dan juga menghitung (matematika).

Lobus Oksipital

Lobus oksipital adalah pusat dari segala stimulus visual dari mata diterjemahkan otak, sehingga bukan hanya menterjemahkan apa yang mata kita lihat secara visual, tetapi juga membuat kita bisa menetapkan makna dan mengingat persepsi visual tersebut.

Lobus oksipital terletak tepat di bawah lobus parietal dan di atas lobus temporal. Meski merupakan lobus terkecil otak, tapi fungsinya juga sangat diperlukan manusia.
Fungsi otak pada bagian lobus oksipital juga membuat kita bisa mengidentifikasi rangsangan visual berupa warna, mengenali wajah-wajah dan benda-benda.

Kerja lobus oksipital juga berkaitan degan lobus lainnya, sehingga lobus otak lainnya dapat menterjemahkan kenangan, menetapkan makna, gerak dan respon linguistik, melalui informasi visual yang ditangkap lobus oksipital.

Lobus Temporal

Lobus temporal lipatan di bawah masing-masing setengah otak di kedua sisi, di bawah frontal dan lobus parietal. Lobus temporal memiliki kemampuan untuk menerima dan menginterpretasikan apa yang kita dengar melalui telinga. Termasuk juga mengintepretasikan apa yang kita rasakan pada bagian hidung.

Sebuah wilayah yang penting dalam lobus temporal, yang disebut sebagai daerah Wernicke, memberikan kita kemampuan untuk mengenali sebuah pembicaraan dan menafsirkan makna kata-kata. Kerusakan pada area lobus yang berada dibawah lobus prontal dan lobus pariental ini (seperti ketika seseorang mengalami trauma atau stroke), dapat menyebabkan kesulitan pemahaman pembicaraan dan kesulitan mengatakan kata-kata secara benar.

Daerah ini sangat penting dalam kemampuan berbahasa. Penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak sudah bisa memahami bahasa bahkan sebelum mereka bisa bicara, itu disebabkan fungsi dari lobus temporal ini.

Lobus temporal juga dipercaya untuk menjadi bagian dari memori jangka panjang, seperti mengingat informasi otobiografi, tanggal dan tempat. Kerusakan daerah ini juga dapat menyebabkan anterograde amnesia, atau ketidakmampuan untuk menciptakan kenangan yang baru.

Baca juga : Mengenal Psikoterapi dan Tujuannya untuk Kesehatan

Itulah keempat bagian atau lobus yang terdapat pada otak besar. Meski menjalankan fungsi yang berbeda satu sama lain, tetapi pada dasarnya keempat lobus tersebut bekerja secara bersinergi dan saling melengkapi, hingga mampu menjalankan fungsi otak besar secara maksimal.

Komentar
Artikel Terkait
Fungsi Organ
25 Jul 2017
Kesehatan Fungsi Katup Jantung Menjamin Aliran Darah yang Lancar
Dedi Irawan
Fungsi Organ
10 Nov 2017
Kamu Luka? Kenali Proses Pembekuan Darah Di Tubuhmu!
Lenny Tan
Fungsi Organ
08 Nov 2017
6 Rahasia dan Cara Menjaga Fungsi Ginjal Agar Tetap Normal
Lenny Tan
Fungsi Organ
12 Sep 2017
Bagian-bagian Mata yang Penting Kamu Ketahui Fungsinya
Arief Tirtana
Fungsi Organ
24 Aug 2017
Mengenal Fungsi Usus dan Gejala Penyakit Usus Buntu
Cici Fakhrunnisa
Fungsi Organ
26 Jul 2017
Bagian-bagian yang Mengatur Fungsi Otak Besar Manusia
Arief Tirtana
Fungsi Organ
25 Jul 2017
Kesehatan Fungsi Katup Jantung Menjamin Aliran Darah yang Lancar
Dedi Irawan
Konsul
LOADING ..