• Penyakit
  • Obat
  • Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Konsultasi
  • Cari Rumah Sakit
  • Tentang Kami
  • Daftar
  • Masuk
  • Daftar
  • Masuk

7 Penyebab Gatal pada Kemaluan Wanita dan Cara Mengatasi

Diverifikasi oleh dr. Graciela

Gatal pada kemaluan umumnya dapat disebabkan penyakit menular seksual, stress, ataupun gangguan pada kulit. Meski dapat menjadi gejala kanker vulva, tetapi umumnya kondisi ini bukan mengindikasikan situasi parah.

Umumnya gatal pada kemaluan wanita dapat reda dengan sendirinya. Namun Anda tetap harus memeriksakannya ke dokter jika gatal pada kemaluan tidak kunjung reda atau diduga ada penyakit lain yang melatarbelakangi.

Kenali beberapa penyebab yang dapat memicu gatal pada kemaluan wanita di bawah ini agar dapat menanganinya dengan tepat.

Infeksi Jamur

gatal-pada-kemaluan-isi1-dokterbabe.jpg

Pertumbuhan jamur yang berlebihan pada vagina bisa menyebabkan infeksi - dokterbabe

Jamur secara normal ada dalam vagina dan tidak menyebabkan gangguan. Tetapi dalam situasi tertentu kadar jamur berlebih dapat menyebabkan infeksi. Kondisi yang dapat terjadi pada 3 dari 4 wanita ini sering dialami setelah seseorang mengonsumsi antibiotik. Antibiotik ini tak hanya menghancurkan bakteri buruk, tapi juga bakteri baik. Padahal bakteri baik diperlukan untuk menjaga keseimbangan lingkungan dalam vagina.

Vaginosis Bakteri

gatal-pada-kemaluan-isi2-dokterbabe.jpg

Keberadaan bakteri yang tidak seimbang bisa pula memicu infeksi pada vagina - dokterbabe

Vaginosis bakteri dipicu oleh ketidakseimbangan bakteri baik dan bakteri buruk dalam vagina. Meski tidak selalu menimbulkan gejala tertentu, jika terjadi gejala, maka akan timbul gatal pada kemaluan, juga cairan berwarna putih atau kelabu dengan aroma menyengat.

Iritasi

gatal-pada-kemaluan-isi3-dokterbabe.jpg

Keberadaan bakteri yang tidak seimbang bisa pula memicu infeksi pada vagina - dokterbabe

Gatal pada kemaluan dapat disebabkan paparan bahan kimia yang menyebabkan iritasi ataupun reaksi alergi. Bahan kimia yang dimaksud antara lain adalah sabun, pembersih vagina, kondom, krim, salep, deterjen, tisu toilet beraroma, dan pelembut pakaian.

Penyakit Menular Seksual

gatal-pada-kemaluan-isi4-dokterbabe.jpg

gatal di kemaluan bisa menjadi pertanda dari adanya penyakit menular seksual - dokterbabe

Selain gatal pada kemaluan, gejala penyakit menular seksual dapat diindikasikan dengan cairan vagina berwarna hijau ataupun kuning. Penyakit ini antara lain klamidia, gonore, herpes genital, kutil kelamin, dan trikomoniasis yang dapat menular melalui hubungan seksual tanpa proteksi.

Baca Juga : Ini Dia Gejala Kutil Kelamin yang Bisa Membunuhmu

Menopause

gatal-pada-kemaluan-isi5-dokterbabe.jpg

Gatal pada vagina bisa juga akibat vagina yang kering karena penipisan mukosa - dokterbabe

Berkurangnya kadar estrogen pada masa menopause dapat menyebabkan atropi vagina, yaitu penipisan mukosa yang menyebabkan vagina kering sehingga terasa gatal.

Stres

gatal-pada-kemaluan-isi6-dokterbabe.jpg

Tidak hanya gangguan fisik, stres dapat berpetan pula pada munculnya gatal di kemaluan - dokterbabe

Stres menyebabkan penurunan kekebalan tubuh sehingga seseorang lebih mudah terserang infeksi yang menyebabkan gatal pada kemaluan. 

Kanker Vulva

gatal-pada-kemaluan-isi7-dokterbabe.jpg

Meski jarang, kanker vulva bisa ditandai dengan rasa sakit dan gatal pada kemaluan wanita - dokterbabe

Vulva adalah bagian luar dari organ kelamin wanita. Kanker vulva tidak selalu didahului gejala tertentu. Tetapi pada kasus yang jarang, kanker ini diindikasikan dengan rasa sakit dan gatal pada kemaluan, ataupun perdarahan abnormal. Jika dideteksi lebih awal, dokter dapat mengambil langkah untuk menangani kanker vulva.

Sebab lain, pengidap inkontinensia urin ataupun diabetes juga dapat menyebabkan gatal pada kemaluan.

Untuk mendiagnosa penyebab gatal pada kemaluan, dokter akan melakukan pemeriksaan panggul, mungkin menggunakan spekulum untuk melihat bagian dalam vagina. Dokter bisa juga akan mengumpulkan sampel jaringan vulva atau sampel cairan untuk dianalisa. Jika diperlukan, dokter juga dapat meminta tes urine atau pemeriksaan darah.

Gatal pada kemaluan dapat ditangani dengan obat pil, salep, krim. Sedangkan penyakit menular seksual umumnya ditangani dengan antivirus, antibiotik, ataupun antiparasit.

Sementara gatal karena menopause ditangani dengan tablet atau krim estrogen. Krim atau lotion steroid dapat digunakan untuk meredakan peradangan. Batasi penggunaannya sesuai dengan anjuran dokter agar tidak justru menyebabkan iritasi.

Agar Gatal pada Kemaluan Tidak Berkembang 

agar-gatal-pada-kemaluan-tidak-berkembang-dokterbabe.jpg

Jaga kebersihan dan kesehatan organ intimmu agar gatal tidak berkembang - dokterbabe

Kabar baiknya, ada cara yang dapat dilakukan untuk mencegah gatal pada kemaluan agar tidak berkembang. Di bawah ini adalah cara mengatasi gatal pada kemaluan wanita.

  • Hindarkan vagina dari produk berbahan kimia seperti pembersih vagina karena justru dapat mengganggu keseimbangan asam di dalamnya.
  • Setelah buang air kecil, basuh kemaluan dari depan ke belakang dan bukan sebaliknya agar bakteri dari anus tidak berpindah ke vagina.
  • Hindari menggunakan produk beraroma yang bersentuhan dengan vagina seperti sabun, pembalut, ataupun panty liners.
  • Gunakan deterjen tanpa pewangi untuk mencuci celana dalam.
  • Ganti baju, terutama celana dalam setidaknya sehari sekali.
  • Lebih baik kenakan celana dalam yang tidak ketat dan terbuat dari serat alami.
  • Gunakan kondom jika Anda tidak yakin pasangan Anda bebas dari penyakit menular.
  • Hindari terlalu lama dalam pakaian basah dan keringkan tubuh serta area kemaluan segera setelah mandi atau berenang.
  • Hindari menggunakan pereda gatal yang dijual bebas karena justru dapat menyebabkan gatal bertambah parah.
  • Hindari luka pada area kemaluan dengan terlalu sering menggaruk atau mencukur bulu kemaluan.
  • Hentikan pemakaian pelumas untuk berhubungan seksual yang Anda gunakan jika justru memperparah gatal.
  • Mengonsumsi makanan sehat yang seimbang dapat menjaga keberadaan bakteri baik pada vagina.

Baca Juga : Vagina Bau? Begini Cara Merawat Miss V dengan Benar

Penting untuk memeriksakan diri ke dokter saat gatal pada kemaluan wanita yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama jika kondisi ini disertai gejala lain seperti: keluar cairan yang tidak normal dari vagina, susah buang air kecil, organ kelamin bengkak atau kemerahan, rasa sakit pada area kemaluan, sakit saat berhubungan seksual, ataupun terdapat luka melepuh pada vulva. 

Komentar
Artikel Terkait
Organ Reproduksi
21 Apr 2018
Cara Menghilangkan Gatal Pada Kemaluan Wanita (Alami)!
Annisa Trimirasti
Organ Reproduksi
17 Dec 2017
Cara Mengatasi Bisul di Kemaluan Pada Wanita
Vivi Hermin
Organ Reproduksi
30 Dec 2017
Bagaimana Ciri-ciri Kemaluan Wanita yang Sehat?
Annisa Trimirasti
Gangguan Kesehatan
14 Apr 2018
Catat 5 Penyebab Kulit Gatal Ini agar Mudah Diatasi!
Kevin Jonathan
Kulit
27 Oct 2017
Sebelum Mencukur Bulu Kemaluan Baca Ini Dulu!
Lenny Tan
Pengobatan
24 Jun 2018
Ragam Cara Mengatasi Gatal Kronis, dari Alami Hingga Medis
Diah Ayu Lestari
Konsul
LOADING ..