• Penyakit
  • Obat
  • Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Konsultasi
  • Lokasi
  • Tentang Kami
  • Daftar
  • Masuk
  • Daftar
  • Masuk

Waspadailah Kumpulan Gejala Paru-paru Basah ini!

Diverifikasi oleh Zaky Afdika

Paru-paru basah atau pneumonia terjadi ketika seseorang mengalami infeksi pada kantong-kantong udara, pada salah satu atau kedua organ paru-paru. Ada berbagai kuman yang bisa menjadi dalang di balik infeksi ini, termasuk bakteri, virus, maupun jamur.

Bayi, anak-anak, dan lansia (lanjut usia) termasuk kalangan yang rentan mengalami komplikasi yang berpotensi mematikan dari paru-paru basah. Demikian pula dengan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti pengidap gagal jantung, pasien kemoterapi, atau penderita HIV/AIDS.

Bila Seseorang Terkena Paru-paru Basah

gejala paru-paru basah dokterbabe

Demam dan menggigil termasuk gejala paru-paru basah - dokterbabe

Tingkat keparahan paru-paru basah tergantung pada usia dan kondisi kesehatan seseorang saat tertinfeksi, serta jenis kuman pemicu infeksi. Penyakit ini bisa dialami dalam tahap ringan hingga parah yang berpotensi mengancam nyawa.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk memperhatikan gejala paru-paru basah yang umumnya berupa:

  • Demam dan berkeringat.
  • Menggigil dan gemetar.
  • Suhu tubuh yang lebih rendah dari temperatur normal.
  • Kelelahan.
  • Batuk yang biasa disertai dahak. Warna dahak bisa kuning, hijau, atau bahkan disertai darah.
  • Sakit dada seperti ditusuk ketika menarik napas atau batuk.
  • Detak jantung yang cepat.
  • Napas pendek.
  • Sesak napas, teruma saat bergerak.
  • Tidak nafsu makan.
  • Mual dan muntah.
  • Diare.
  • Linglung (biasa dialami oleh penderita lansia).

Waspadalah ketika mengalami indikasi-indikasi tersebut dan segera hubungi dokter. Jangan menunggu sampai gejala paru-paru basah bertambah buruk.

Apalagi jika demam tidak kunjung turun, sangat lemas, atau kesulitan makan hingga bernapas. Kelompok orang yang sebaiknya mendapatkan pertolongan secepat mungkin jika mengalami gejala pneumonia adalah:

  • Bayi dan anak-anak di bawah 2 tahun.
  • Lansia di atas 65 tahun.
  • Pasien yang kesulitan bergerak, contohnya penderita stroke.
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya pengguna steroid, pengidap HIV, atau pasien yang menjalani pengobatan dengan kemoterapi.
  • Penderita penyakit kronis, seperti asma, diabetes, dan gagal jantung.
  • Perokok. Asap rokok akan merusak sistem pertahanan tubuh terhadap bakteri dan virus penyebab pneumonia.
  • Pengguna obat-obatan terlarang.
  • Orang yang mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

Baca Juga : Gejala Asam Lambung Naik dan Cara Mengatasinya

Penyebab Di balik Paru-paru Basah

penyebab paru-paru basah

Bakteri streptococcus pneumoniae paling sering menyebabkan paru-paru basah - dokterbabe

Pneumonia dapat disebabkan oleh berbagai organisme, seperti virus, bakteri, maupun jamur. Virus dan bakteri merupakan penyebab terbanyak di balik paru-paru basah.

Bakteri

Bakteri streptococcus pneumoniae paling sering menjadi penyebab dari penyakit ini. Khususnya pada pasien yang sudah lama menghabiskan waktu opname di rumah sakit. Pneumonia jenis ini paling sering menyerang dewasa.

Virus

Virus pilek dan flu juga dapat mengalami komplikasi dan menjadi pneumonia. Balita dan lansia termasuk kalangan yang paling sering mengalami jenis pneumonia ini. Tingkat keparahannya tergolong lebih tingan jika dibandingkan dengan paru-paru basah akibat bakteri.

Jamur

Sementara penumonia akibat jamur umumnya menulari penderita dengan penyakit kronis atau jangka panjang. Orang sehat yang tidak sengaja menghirup jamur yang ada di luar tubuh, misalnya pada kotoran burung, juga bisa mengalami pneumonia.

Benda Asing

Di samping itu, penumonia juga bisa diakibatkan oleh benda yang tidak sengaja kita hirup saat tersedak. Contohnya makanan, minuman, dan bahkan air liur. Paru-paru basah ini sering disebut dengan pneumonia aspirasi.

Baca Juga : Cari Tahu Ragam Penyebab Jantung Berdebar-debar di Sini

Sistem imunitas tubuh manusia biasanya mampu memberantas kuman-kuman tersebut agar tidak menyakiti paru-paru. Namun terkadang ada yang lolos dan berhasil menginfeksi organ paru. Inilah yang akhirnya memicu kemunculan gejala paru-paru basah. 

Komentar
Artikel Terkait
Pencegahan
17 Oct 2017
Terapkan 4 Cara Jitu Ini untuk Mencegah Paru-paru Basah!
Lenny Tan
Gangguan Kesehatan
21 Nov 2017
Jangan Asal Menangani, Kenali Dulu Penyebab Hb Rendah!
Maya Ligina
Gangguan Kesehatan
21 Nov 2017
Waspadalah, Gejala Maag Kronis bisa Berujung pada Penyakit Serius!
Maya Ligina
Gangguan Kesehatan
21 Nov 2017
Pentingnya Mengenali Gejala Tumor Otak Sebelum Terlambat
Ayu Winarni Lanjani
Gangguan Kesehatan
21 Nov 2017
Jangan Salah, Ini Beda 3 Jenis Kelainan Tulang Belakang
Maya Ligina
Gangguan Kesehatan
21 Nov 2017
Beragam Penyebab Darah Rendah yang Harus Kamu Ketahui
Vivi Hermin
Gangguan Kesehatan
20 Nov 2017
Jarang Diketahui, Ini 6 Penyebab Keringat Dingin!
Annisa Trimirasti
Konsul
LOADING ..