• Penyakit
  • Obat
  • Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Konsultasi
  • Cari Rumah Sakit
  • Tentang Kami
  • Daftar
  • Masuk
  • Daftar
  • Masuk

Masa Pubertas Anak Laki-laki yang Bunda Wajib Ketahui

Diverifikasi oleh dr. Graciela

Pubertas adalah masa-masa pendewasaan sisi seksualitas pada anak. Pada puncak masa pubertas laki-laki, sel-sel reproduksi telah mencapai kematangan untuk bisa membuahi. Tidak hanya itu, perubahan fisik akibat pubertas biasanya dimulai pada usia 10-14 tahun.

Masa pubertas anak laki-laki selanjutnya akan berakhir sekitar 4 tahun setelah anak laki-laki mengalami tanda-tanda awal pubertas. Secara umum, anak laki-laki memiliki masa pubertas pada kisaran usia 12-16 tahun. Tetapi pada beberapa kasus, pubertas dapat berlanjut sampai usia 21 tahun.

pubertas anak laki-laki

Pubertas tak hanya memengaruhi fisik, namun juga emosional anak laki-laki - dokterbabe

Bunda perlu menyadari bahwa pubertas tidak hanya mengakibatkan perubahan fisik, tapi begitu juga emosional anak. Hormon testosterone adalah faktor di balik layar yang menyebabkan semua perubahan pada tubuh anak laki-laki Bunda.

Testosterone dihasilkan oleh testis yang berada di dalam skrotum atau kantong zakar. Selanjutnya, testis akan menghasilkan sel sperma yang digunakan untuk membuahi sel telur wanita. Waspada, kekurangan testosterone dapat mengakibatkan gangguan pada proses pubertas anak.

Tanda-tanda Awal pada Masa Pubertas Anak Laki-laki

pubertas anak laki-laki yang harua bunda ketahui

Masa pubertas awal bagi anak laki-laki ditandai dengan perkembangan organ reproduksi

Organ kelamin adalah keutamaan perubahan pada masa pubertas anak laki-laki. Ukuran penis dan testis sebagai penghasil sel kelamin akan membesar disertai dengan menipisnya skrotum. Tumbuhnya rambut kemaluan akan menyertai perkembangan organ kelamin laki-laki pada masa pubertas.

Tanda-tanda Masa Pubertas Anak Laki-laki pada Tahap Selanjutnya

Melanjuti ke tahap pubertas selanjutnya, yaitu satu tahun setelah hari pertama pubertas, hingga dua tahun ke depan, anak laki-laki Bunda bisa mengalami tanda-tanda berikut.

  • Berkembangnya ukuran penis dan testis, disertai dengan skrotum (kantong zakar) yang terlihat bertambah gelap. Di kisaran usia ini pula, normalnya anak laki-laki sudah bisa mengalami ereksi. Lebih jauh dari itu,  mimpi basah biasanya akan muncul dan memicu ejakulasi yang tidak disadari saat sedang tidur.
  • Bertumbuhnya bulu ketiak dan makin banyaknya keringat adalah dua penanda masa pubertas anak laki-laki pada tahap ini. Dua kondisi itu juga yang memicu timbulnya bau badan. Bunda sebaiknya menyarankan anak untuk mencoba cara mengatasi keringat berlebih.
  • Pertumbuhan tinggi badan yang pesat hingga mencapai 7-8 cm tiap tahun. Selain makin tinggi, tubuh bagian atas akan terlihat lebih berotot.
  • Perubahan suara yang menjadi terdengar lebih berat dan muncul bermacam-macam jerawat di wajah.
  • Rambut kemaluan yang menjadi makin lebat dan tebal.
  • Pada sebagian anak laki-laki, dinilai normal jika puting payudara membengkak untuk sementara waktu.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami dan Aman!

Perubahan Fisik pada Tahap Akhir Masa Pubertas Anak Laki-laki

mimpi basah adalah salah satu contoh masa pubertas anak laki-laki

Membesarnya otot dan tumbuhnya kumis menandai perkembangan masa pubertas anak laki-laki tahap akhir

Di pengujung masa pubertas, yaitu setelah menjalaninya selama empat tahun, anak laki-laki Bunda akan mengalami kondisi-kondisi tertentu sebagai bentuk perubahan fisik tahap akhir dari pubertas.

Tulang dan Otot

Otot tubuh anak laki-laki akan terus berkembang dan membesar meski telah mencapai tahap akhir dari pubertas, meski sayangnya pertumbuhan tinggi badan berhenti pada tahap ini. Tapi jangan cemas karena asupan nutrisi turut memegang peranan penting untuk menunjang tinggi badan yang proporsional.

Tinggi badan anak laki-laki terbilang lebih lambat jika dibandingkan anak perempuan. Hal ini dikarenakan masa pubertas anak perempuan terjadi mendahului masa pubertas anak laki-laki. Namun, akhirnya tinggi badan anak laki-laki pada umumnya akan melebihi tinggi anak perempuan.

Rambut Kemaluan

Rambut kemaluan menebal dan menyebar hingga ke pangkal paha atau di sekitar selangkangan. Secara alami, rambut kemaluan tumbuh untuk melindungi organ kemaluan yang kini telah berkembang dan berfungsi lebih jauh dari serangan bakteri dan debu.

Selanjutnya, kedewasaan fisik dan seksualitas anak akan mencapai tingkat maksimal pada sekitar usia 18 tahun.

Kumis dan Jenggot

Kumis dan jenggot tumbuh makin lebat. Anak laki-laki pada masa pubertas akhir akan memiliki kebiasaan baru, yaitu mencukur bulu wajah.

Baca Juga: Siap Tampil Gagah dengan Cara Menumbuhkan Jenggot

Bunda perlu mengetahui bahwa tidak hanya pada masa pubertas perempuan saja, perubahan mood juga bisa menimpa anak laki-laki di pengujung masa pubertas. Anak laki-laki bisa mengalami penurunan rasa percaya diri, perubahan suasana hati yang tidak menentu, dan watak yang mudah marah.

Pada kasus yang lebih parah, pubertas anak laki-laki dapat memicu depresi. Khususnya pada masa pubertas laki-laki ini, anak juga dihadapkan kepada risiko gangguan fungsi alat kelamin. Dalam hal ini Bunda perlu mewaspadainya.

Jika perlu, periksakan kepada dokter atau psikiater secepatnya agar tidak terjadi komplikasi yang lebih parah.

Komentar
Artikel Terkait
Remaja
21 Jun 2017
Masa Pubertas Anak Perempuan akan Melewati 3 Tahap Ini
Raditya Wardana
Gangguan Kesehatan
24 Jun 2018
Sindrom Asperger, Tampak Normal Namun Lebih Istimewa
Annisa Trimirasti
Remaja
05 Oct 2017
Penyebab Mimpi Basah yang Perlu Diketahui Remaja
Zainabul Khubro
Anak-anak
01 Jun 2018
4 Cara Mendukung Pertumbuhan Anak Secara Optimal
Venny Firstyani
Anak-anak
22 Jun 2018
Merawat Anak Penderita ADHD Tak Repot Lagi dengan Tips Ini
Diah Ayu Lestari
Keluarga
11 Nov 2017
Pahami Psikologi Perkembangan Anak Agar Bunda Jadi Super Mama
Dedi Irawan
Konsul
LOADING ..