• Penyakit
  • Obat
  • Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Konsultasi
  • Cari Rumah Sakit
  • Tentang Kami
  • Daftar
  • Masuk
  • Daftar
  • Masuk

7 Penyakit Menular Seksual yang Perlu Kamu Hindari!

Diverifikasi oleh dr. Bayu

Penyakit menular seksual atau PMS merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, parasit, dan jamur yang menyerbar melalui hubungan seks. Meski dapat dialami oleh pria dan wanita, penyakit ini lebih banyak menghinggapi wanita.

Tidak hanya disebabkan oleh seks bebas, penyakit menular seksual bahkan tetap dapat dialami oleh mereka yang sudah menikah. Jika diderita oleh wanita hamil, penyakit ini ikut membahayakan kesehatan janin.

Itulah mengapa menghindari seks bebas dan memastikan kesehatan pasanganmu sebelum menikah merupakan hal yang penting. Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit menular yang umumnya terjadi dan perlu kamu hindari.

1. Gonore

penyakit menular seksual dokterbabe

Penyakit yang satu ini dapat muncul tanpa disadari - dokterbabe

Penyakit menular seksual jenis ini tergolong menakutkan karena dapat muncul tanpa kamu sadari. Bahkan sebagian besar dari penderita tidak mengalami gejala apapun. Penting untuk mengetahui gejalanya agar tidak terlambat.

Gejala gonore yang muncul pada pria adalah keluar cairan berwarna kuning, hijau, atau putih dari ujung penis, nyeri pada bagian testis, dan timbulnya rasa terbakar atau sakit ketika buang air kecil.

Sedangkan pada wanita, gonore biasanya timbul dengan adanya perdarahan setelah atau saat berhubungan intim, rasa terbakar, atau sakit pada saat buang air kecil.

Selain itu, penderita wanita akan mengalami keputihan berwarna hijau atau kuning, serta sakit pada bagian perut bawah setelah atau saat berhubungan intim. Darah menstruasi dapat keluar lebih deras atau sangat banyak, serta muncul perdarahan di luar periode haid.

2. Klamidia

penyakit menular seksual pada ibu hamil

Ibu hamil yang mengalami kondisi ini dapat menularkan kepada bayi saat proses kelahiran - dokterbabe

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Penularannya dapat terjadi melalui seks anal, seks oral, dan melalui kontak organ intim. Bahkan, ibu hamil dapat menularkan klamidia pada bayi dalam proses persalinan.

Adapun gejala yang muncul pada pria adalah adanya cairan yang keluar dari penis, testis bengkak dan sakit, rasa panas yang muncul saat buang air kecil, dan rasa gatal atau terbakar pada bagian pangkal penis. nyeri atau perdarahan pada bagian dubur juga bisa terjadi.

Pada wanita, gejala yang muncul dapat berupa sakit pada saat berhubungan intim, keputihan dengan bau busuk, dan rasa terbakar ketika buang air kecil.

Jika kondisi semakin memarah, kamu umumnya akan mengalami demam, nyeri saat berhubungan seks, mual, dan perut bagian bawah terasa sakit.

Baca Juga: Tanda-tanda Keputihan Berbahaya yang Sering Disepelekan

3. Kutil Kelamin

kutil kelamin

Kutil pada bagian kantung testis atau bibir vagina dapat menjadi tanda kutil kelamin - dokterbabe

Kutil kelamin merupakan penyakit menular seksual yang paling umum terjadi dan disebabkan oleh virus HPV atau Human Pavillomavirus. Kehadirannya ditandai oleh adanya kutil di sekitar alat kelamin seperti leher rahim, bibir vagina, kantung testis, penis, bagian dalam anus, dan paha atas.

Kamu bisa berisiko terinfeksi kutil ini jika berhubungan seks di usia muda, melakukan seks bebas dengan banyak pasangan, dan melakukan seks oral. Penyakit ini bahkan dapat ditularkan melalui sentuhan kulit.

Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kutil kelamin. Antara lain, menggunakan laser, cryotherapy, obat oles, elektrokauter, atau operasi.

4. Herpes Genital

herpes kelamin

Herpes genital tidak dapat diobati. Hanya gejalanya yang bisa dikendalikan - dokterbabe

Herpes genital bisa ditandai dengan adanya lepuh yang cukup menyakitkan pada kulit. Rasa sakit terutama akan muncul pada saat buang air kecil. Gatal-gatal juga akan turut menyertai.

Berbeda dengan kulit kelamin, penyakit ini disebabkan oleh virus herpes simpleks yang menyebar melalui hubungan seks. Jika kamu terinfeksi herpes genital, gejala umumnya akan muncul beberapa hari setelah terjangkit virus tersebut.

Meski herpes genital tidak dapat diobati, gejalanya masih bisa dikontrol dengan obat antivirus. Obat ini akan membantumu untuk mempersingkat atau mencegah kambuhnya penyakit ini.

5. Trikomoniasis

trikomoniasis

Wanita lebih sering mengalami trikomoniasis dibandingkan dengan pria - dokterbabe

Penyakir menular seksual ini terjadi akibat adanya infeksi bakteri Trichomonas vaginalis. Wanita lebih sering mengalaminya dibandingkan dengan pria.

Di samping lebih sering buang air kecil dan rasa perih yang mengiringi proses buang air kecil, gejala trikomoniasis lain yang muncul pada wanita akan berbeda dengan pria.

Pada wanita, umumnya akan keluar cairan berbau tidak sedap dari vagina. Cairan ini bisa berwarna putih susu, abu-abu, kuning, atau hijau, dengan tekstur berbusa.

Bercak darah atau perdarahan dari vagina dan perih saat berhubungan intim juga bisa muncul. Demikian pula dengan rasa gatal, sensasi terbakar, dan bengkak pada organ intim.

Sementara pada pria, gejala penyakit ini bisa berupa cairan yang keluar dari ujung saluran kemih. Rasa perih pun muncul setelah penderita mengalami ejakulasi.

Karena disebabkan oleh bakteri, pengobatan yang diberikan oleh dokter adalah antibiotik. Untuk membebaskan tubuh dari bakteri ini, konsumsi antibiotik harus dilakukan hingga tuntas sesuai anjuran dokter.

6. Sifilis

sifilis

Sifilis yang tidak diobati dapat menyebabkan beragam komplikasi, dari dementia hingga masalah jantung - dokterbabe

Penyebab sifilis adalah infeksi akibat bakteri. Di Indonesia, penyakit ini dikenal juga dengan istilah raja singa.

Sifilis pada tahap awal (primer) bisa ditandai dengan kemunculan luka pada sekitar genital atau mulut. Meski tidak terasa sakit, luka ini sangat menular dan biasanya akan hilang setelah 6 minggu.

Gejala primer sering tidak disadari sehingga kerap mengantar penderita menuju tahap sekunder. Ciri-ciri sifilis pada tahap ini adalah ruam merah, bercak-bercak putih di mulut, penebalan kulit yang mirip kutil, nyeri sendi, demam, pembengkakan kelenjar getah bening, serta rambut rontok.

Sama seperti tahap primer, gejala sekunder bisa pula hilang dan mereda. Namun infeksi dapat menetap dalam tubuh penderita selama puluhan tahun. Inilah yang disebut tahap laten.

Bila terus dibiarkan tanpa penanganan, bakteri penyebabnya bisa menyebar hingga ke bagian tubuh lain dan menyebabkan beragam komplikasi. Dementia, gangguan penglihatan, serta masalah pada jantung merupakan beberapa komplikasi yang mungkin terjadi.

Penanganan sifilis yang utama adalah dengan antibiotik, yaitu penicillin. Dosis suntikan yang diberikan akan ditentukan oleh dokter berdasarkan lama penderita mengidap penyakit ini.

7. HIV dan AIDS

hiv dan aids

HIV akan merusak sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh penderita tidak sanggup lagi melawan berbagai jenis mikroorganisme penyebab penyakit - dokterbabe

Virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) akan merusak sistem pertahanan tubuh pada tubuh penderitanya. Akibatnya, tubuh tidak bisa lagi melawan berbagai mikroorganisme yang menyebabkan penyakit.

Gejala HIV sangat beragam dan mirip dengan penyakit lain sehingga sulit untuk disadari. Beberapa gejalanya bisa meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, ruam, pembengkakan kelenjar getah bening, sariawan, hingga penurunan berat badan.

Sampai sekarang, belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit mematikan ini. Oleh sebab itu, mencegahnya adalah jalan terbaik untuk menjauhi penyakit ini.

Selain 7 jenis penyakit menular seksual di atas, masih ada banyak lagi jenisnya yang bisa mengancammu. Contoh PMS lainnya meliputi hepatitis B, infeksi jamur, chancroid, dan banyak lagi.

Baca Juga: Ciri-ciri Penyakit Kelamin yang Wajib Diketahui Sebelum Kamu Menyesal

Melakukan hubungan seksual mungkin merupakan hal yang menggairahkan bagimu. Tapi ingatlah, bahwa melakukan hubungan seksual dan berganti-ganti pasangan hanya akan membawa penyakit.

Jadi, sebelum kamu terkena beragam penyakit menular seksual yang bahkan dapat merenggut nyawamu, hindarilah hubungan seks bebas dan pastikan pasanganmu sehat sebelum menikah.

Komentar
Artikel Terkait
Pasangan
14 Feb 2018
11 Cara Super Ampuh Merangsang Wanita dengan Cepat!
Dewangga
Pasangan
10 Feb 2018
9 Posisi Bercinta saat Hamil yang Diperbolehkan! (Aman)
Dewangga
Penyakit Seksual
07 Dec 2017
Ciri-ciri Penyakit Kelamin yang Wajib Diketahui Sebelum Kamu Menyesal
Dedi Irawan
Pasangan
23 Nov 2017
Romantis dengan Cara Tahan Lama Di Ranjang Berikut
Vivi Hermin
Pasangan
11 Nov 2017
Jangan Salah, Cara Merangsang Wanita Ini Harus Kamu Hindari
Vivi Hermin
Pasangan
26 Oct 2017
4 Cara Membuat Wanita Orgasme Yang Bikin Dia Mau Lagi
Tsalis Annisa
Konsul
LOADING ..