• Penyakit
  • Obat
  • Kategori
    • Hidup Sehat
    • Kecantikan
    • Ibu dan Bayi
    • Keluarga
    • Kesehatan
    • Intim
  • Konsultasi
  • Cari Rumah Sakit
  • Tentang Kami
  • Daftar
  • Masuk
  • Daftar
  • Masuk

Di Balik Terjadinya Rambut Rontok Berlebihan pada Pria

Diverifikasi oleh dr. Bayu

Androgenic alopecia atau kerontokan rambut berpola pada pria umumnya terjadi akibat pertambahan usia, puncaknya pada kisaran usia di atas 50 tahun. Tanda-tanda rambut rontok berlebihan pada pria ini sudah bisa terdeteksi sejak masih berusia remaja.

Pada dasarnya, kerontokan rambut disebabkan oleh gangguan hormon androgen. Selain itu, genetik atau keturunan merupakan faktor penentu sebagaimana pria yang memiliki kerabat dekat seorang penderita kerontokan rambut akan memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kondisi yang sama.

Tanda-tanda Rambut Rontok pada Pria

 tanda rambut rontok berlebihan

Waspadai penipisan rambut sebagai gejala rambut rontok - dokterbabe

Salah satu dari tanda-tanda awal kebotakan dapat terlihat dari garis rambut di atas dahi yang menyurut, disertai menipisnya rambut di bagian belakang kepala. Menyurutnya garis rambut di atas dahi akan terjadi perlahan-lahan, seakan-akan mundur hingga mendekati area permukaan tengah kepala.

Yang terlihat selanjutnya adalah rambut menipis dan memendek serta akan membentuk huruf M di permukaan tengah kepala. Sebagai gejala akhir, rambut akan rontok hingga yang tersisa akhirnya membentuk huruf U di sekitar sisi kepala. Sebagian pria bisa mengalami botak total sebagai efek dari kerontokan berlebihan.

Terdapat beberapa penyakit yang dianggap berhubungan dengan kerontokan rambut. Penyakit tersebut antara lain:

  • Gangguan sel darah merah (anemia)
  • Gangguan hormon
  • Gangguan kekebalan tubuh
  • Gangguan tiroid

Kelompok penyakit ini tidak dianggap sebagai penyebab langsung, namun dampaknya dapat memicu terjadinya kerontokan rambut.

Periksakan Rambut Rontok Berlebihan pada Pria Secepatnya

Penyebab rambut rontok berlebihan pada pria akan dipastikan oleh dokter. Tindakan ini diperlukan untuk mencegah terjadinya kebotakan total di kemudian hari. Kemungkinan besar, dokter tidak akan melakukan analisis rambut dikarenakan adanya keraguan dalam mendapatkan hasil yang akurat.

Akurasi diagnosis melalui kondisi rambut sulit didapatkan karena kecukupan nutrisi tiap pasien akan berbeda-beda. Sebagai langkah untuk mendapatkan hasil yang lebih tepat, dokter akan melakukan tes darah atau biopsi kulit.

Kondisi-kondisi yang mendasari kerontokan rambut pasien bisa berbeda-beda, tergantung kepada kondisi tiap pasien saat itu. Pada umumnya, hasil diagnosis dokter akan menyatakan salah satu dari beberapa kondisi ini sebagai latar belakang rambut rontok.

  • Kekurangan zat besi
  • Kelebihan vitamin A
  • Kekurangan gizi
  • Gangguan sistem endokrin
  • Telogen effluvium, yaitu gangguan pertumbuhan rambut
  • Penyakit kronis
  • Efek samping penggunaan obat-obatan antikoagulan dan retinoid

Adakah Obat untuk Menangani Rambut Rontok Berlebihan pada Pria?

 rambut rontok berlebihan

Pengobatan rambut rontok pada pria bisa berhasil selama dilakukan secara rutin

Kenyataan bahwa kebotakan akibat rontoknya rambut pada pria bukanlah dampak suatu penyakit atau sesuatu yang dapat membahayakan nyawa, maka pasien tidak diwajibkan untuk mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Sebagian penderita androgenic alopecia justru merasa bahwa kondisi ini tidak mengganggu dan dipandang sebagai bagian dari proses penuaan, sama halnya dengan kulit yang mengeriput.

Beberapa orang merasa tidak nyaman dengan penipisan rambut dan kerontokan. Mereka bisa mengalami tidak percaya diri, hingga depresi. Maka dari itu, dibutuhkan penanganan medis.

Dokter bisa merekomendasikan beberapa jenis obat sebagai pilihan yang dinilai aman. Meski begitu, obat-obat ini tidak ditujukan untuk menghentikan kerontokan, tapi umumnya dimaksudkan untuk menghambat proses kerontokan, terutama untuk kerontokan rambut berpola pada pria.

Minoxidil - salep

Obat oles (salep) yang bisa dibeli secara bebas di toko farmasi ini dioleskan secara langsung pada area kulit kepala yang mengalami kerontokan rambut. Obat ini terbukti dapat memancing pertumbuhan rambut baru di dalam folikel.

Hasil mulai terasa setelah digunakan selama 4-12 bulan. Meski begitu, penggunaan obat ini membutuhkan konsistensi. Dengan kata lain, rambut baru akan rontok saat minoxidil berhenti digunakan.

Finasteride - kapsul

Obat oral ini tidak ditujukan untuk mencegah kerontokan rambut, melainkan menghambat kecepatan rontoknya rambut. Untuk mendapatkan obat ini, pasien memerlukan resep dari dokter dan biasanya disarankan untuk dikonsumsi selama 3-12 bulan untuk mendapatkan hasilnya.

Meski finasteride dinilai lebih efektif dibandingkan minoxidil, namun tetap menyimpan kemungkinan tidak berefek apa-apa meski telah diminum selama satu tahun. Dokter akan meminta pasien untuk berhenti meminum obat ini jika tidak mendapatkan hasil setelah dikonsumsi satu tahun.

Avodart (dutasteride) - kapsul

Dutasteride sebagai obat oral untuk penanganan rambut rontok dinilai lebih efektif dibandingkan finasteride. Meski begitu, sangat disarankan untuk mendapatkan obat ini melalui resep dokter.

Obat ini dilarang dikonsumsi oleh wanita hamil karena dapat mengakibatkan bayi terlahir dalam keadaan cacat.

Ketoconazole (2%) dan pyrithione (1%) - sampo kecantikan

Ketoconazole dan pyrithione bisa dimanfaatkan untuk meredakan kerontokan rambut. Kandungan tersebut biasa terkandung di dalam produk-produk sampo pada umumnya yang dijual secara bebas. Manfaatnya masih kurang efektif dibandingkan minoxidil dan finasteride.

Sebelum dikonsumsi, bacalah deskripsi cara pakai dan dosis yang tertera pada label kemasan produk terlebih dahulu. Yang terutama, patuhi resep dan instruksi dari dokter agar terhindar dari overdosis.

Baca Juga : 3 Bahan Alami untuk Mengatasi Rambut Rontok

Fakta-fakta Seputar Kerontokan Rambut

Pernah dengar bahwa kerontokan rambut akibat gen ibu kandung? Ungkapan ini salah! Nyatanya kerontokan rambut sebagai kondisi yang diwariskan orang tua bisa diakibatkan oleh gen ibu atau bapak. Masih ada fakta-fakta lainnya, seperti:

  • Memakai hair-dryer nyatanya tidak menjadikan rambut rontok, tapi bisa membuat rambut menjadi patah, terlihat lebih tipis, dan kering.
  • Penggunaan produk-produk perawatan rambut, termasuk sampo, tidak membuat rambut rontok.
  • Menggunakan helm, topi, atau penutup kepala apa pun tidak menjadikan rambut lebih rentan untuk rontok. Kecuali, penutup kepala yang digunakan berukuran terlalu kecil sehingga membuat rambut tertarik.
  • Memijat kulit kepala tidak memberikan efek apa-apa bagi kesehatan rambut.

Utamakan Makanan Ini untuk Mendukung Kesehatan Rambut

 konsumsi makanan yang tepat untuk mengatasi rambut rontok berlebihan

Asam folat dapat membantu anda menjaga kesehatan rambut - dokterbabe

Rambut rontok berlebihan pada pria akibat androgenic alopecia bisa diakibatkan oleh berbagai faktor, satu di antaranya adalah malanutrisi. Seseorang yang mengalami malanutrisi atau kurang gizi bisa terlihat pada kondisi rambutnya yang terlihat tidak sehat. Apa saja makanan sehat yang direkomendasikan untuk menyehatkan rambut?

Protein

Kekurangan protein diidentikkan dengan terjadinya kerontokan rambut. Hal ini terjadi akibat tubuh mengambil persediaan protein yang pada dasarnya digunakan untuk pertumbuhan rambut baru. Tubuh bisa mendapatkan suplai protein dari telur, ayam, ikan, dan produk olahan kacang kedelai.

Vitamin B6 dan vitamin B12

Gabungan vitamin B6 dan vitamin B12 mendukung produksi sel darah merah dan sel-sel kekebalan tubuh. Vitamin B6 dan B12 bisa didapatkan dari mengonsumsi bayam, kentang, pisang, daging merah (sapi dan ayam), daging putih (ikan), serta produk olahan susu sapi.

Asam folat

Defisiensi asam folat juga dinilai dapat memperparah kerontokan rambut. Maka dari itu, disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak gandum, biji-bijian, tomat, dan jeruk limau.

Asam lemak (omega-3)

Nutrisi omega-3 sangat disarankan untuk menjadi bagian dari asupan nutrisi tiap hari. Omega-3 banyak terkandung di dalam kacang almond, kacang kenari, ikan makarel, salmon, dan tuna.

Sebagai pendukung asupan vitamin dan mineral, tidak ada salahnya untuk mengonsumsi suplemen multivitamin harian yang mengandung zinc, magnesium, zat besi, dan biotin.

Baca Juga : 7 Masker Rambut Rontok yang Membuat Kamu Susah Jelek

Rata-rata, seseorang bisa kehilangan 50-100 helai rambut sehari. Kondisi ini dinilai normal karena nantinya akan tumbuh kembali. Namun, jika rambut rontok berlebihan dirasa sudah parah, segeralah konsultasi ke dokter untuk mencari tahu penyebabnya.

Komentar
Artikel Terkait
Wajah
18 Nov 2017
Jangan Sembarangan, Begini Cara Perawatan Wajah Pria yang Benar
Maya Ligina
Rambut
17 Nov 2017
Jangan Sedih, Ini Dia Ragam Cara Mengatasi Kebotakan
Rini
Rambut
08 Nov 2017
Begini Cara Menghilangkan Uban di Usia Muda
Maya Ligina
Rambut
18 Oct 2017
7 Masker Rambut Rontok yang Membuat Kamu Susah Jelek
Dedi Irawan
Kebugaran
17 Dec 2017
Penuhi Kebutuhan Vitamin untuk Tulang dan Cegah Tulang Keropos
Dedi Irawan
Kebugaran
17 Dec 2017
Manfaat Vitamin C: Perbaiki Mood sampai Cegah Stroke!
Maya Ligina
Kebugaran
10 Dec 2017
5 Manfaat Buah Pepaya Mulai dari Kecantikan Hingga Kesehatan Jantung!
Annisa Trimirasti
Diet
10 Dec 2017
Kenali Ragam Makanan yang Mengandung Vitamin B Berikut Ini
Vivi Hermin
Diet
08 Dec 2017
Manfaat Sayur Kangkung Mulai dari Jaga Mata Hingga Cegah Kanker
Dedi Irawan
Diet
01 Nov 2017
Ambil Manfaat Karbohidrat tapi Jangan Sampai Mengonsumsinya Berlebihan
Dewangga
Konsul
LOADING ..